JAKARTA, KOMPAS.TV - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi bilang penyidik telah menyita ijazah SMA dan S1 milik Jokowi.
Ini dilakukan penyidik, usai memeriksa Jokowi sebagai saksi dalam kasus tudingan ijazah palsu.
Nantinya, ijazah ini akan diperiksa dan diuji laboratorium forensik dalam tahap penyidikan.
Tak hanya ijazah Jokowi, penyidik juga menyita ijazah milik rekan-rekan Jokowi untuk pembanding.
Sementara itu, usai diperiksa sebagai saksi pelapor, Ketua Organisasi Relawan Solidaritas Indonesia, Silfester Matutina mengatakan selain 5 nama yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya masih akan ada lagi yang berpotensi sebagai tersangka.
Namun Silfester enggan menjawab siapa saja nama-nama tersebut. Ia menegaskan nama-nama yang terkait dengan pencemaran nama baik, tuduhan dan penghasutan soal ijazah Joko Widodo berpotensi menjadi tersangka.
Di sisi lain nama mantan Ketua KPK, Abraham Samad terseret dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Abraham Samad menduga namanya ikut terseret dalam kasus ijazah Jokowi, karena sejumlah konten podcast yang ia buat.
Samad menilai, dengan dikeluarkannya surat pemberitahuan dimulainya penyidikan merupakan bentuk teror kepada para terlapor agar berhenti melakukan investigasi terhadap keaslian ijazah Jokowi.
Polisi belum berkomentar soal masuknya nama Samad dalam laporan soal kasus ijazah Jokowi.
Hingga kini, polisi masih terus memeriksa sejumlah saksi dalam kasus ijazah palsu Jokowi dan belum mengumumkan nama tersangka.
Baca Juga Kasus Ijazah Jokowi: Polisi Sita Ijazah SMA dan S1 untuk Uji Forensik | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/nasional/607372/kasus-ijazah-jokowi-polisi-sita-ijazah-sma-dan-s1-untuk-uji-forensik-sapa-pagi
#ijazahjokowi #silfester #abrahamsamad
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/607443/silfester-sebut-ada-kemungkinan-tersangka-kasus-ijazah-jokowi-lebih-dari-5-orang-kompas-siang